Seri 17
ALLAH BAPA PENCIPTA
Syahadat mulai dengan Allah, karena Allah adalah “Yang Pertama” dan “Yang Terakhir” (Yesaya 44:6) dari segala sesuatu. Syahadat mulai dengan Bapa, karena Bapa adalah pribadi pertama Tritunggal Mahakudus. Syahadat mulai dengan pencipta langit dan bumi karena penciptaan adalah awal dan dasar segala karya Allah.
Aku percaya akan Allah adalah pengakuan yang sangat mendasar, sebab keseluruhan syahadat mengungkapkan mengenai Allah dan relasi manusia kepada-Nya.
Aku percaya akan satu Allah. Syahadat Nisea memperlihatkan bahwa percaya akan kesatuan Allah dan eksistensi Allah tidak dapat dipisahkan dan fundamental. Tuhan Allah kita adalah satu Tuhan (Ulangan 6:4). Allah adalah satu di dalam kodrat, substansi dan esensi. Dengarlah hai orang Israel bahwa Aku adalah Allah dan tidak ada lain (Ulangan 6:4-5). Para nabi memanggil kita untuk menyembah satu Allah.
Yesus sendiri menegaskan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan (Markus 12:29-30) dan Dia adalah Tuhan (Markus 12:35-37).
Konsili Lateran IV, mengajarkan pengakuan iman kristiani bahwa Yesus adalah Tuhan dan bahwa Roh Kudus adalah Tuhan dan Pemberi hidup. Hanya ada satu Allah yang benar, kekal, tak terbatas dan tak berubah, Bapa, Putera dan Roh Kudus. Tiga gambaran atau wajah (persona) tetapi satu esensi.
Dalam Perjanjian Lama, Allah mewahyukan nama-Nya. membuat diri-Nya lebih mudah didekati dan mengundang kita untuk mengenal-Nya lebih baik. Nama yang Ia pakai ketika berbicara dengan Musa adalah YAHWE: AKU ADALAH AKU (Keluaran 3: 13-15).
Bersambung ... P. Tinus Sirken, O.S.C..




