Saya masih ingat lelucon Pastor Andang Binawan SJ : Kalau Hari Raya Kenaikan Tuhan, tidak perlu berdoa rosario ? Kenapa? Karena ibu Maria sibuk mengambil rapor kenaikan Tuhan Yesus.
Masih ingatkah Anda hari-hari ketika Anda sibuk mengingatkan orang tua Anda untuk mengambil rapor Anda di sekolah, sementara Anda H2C (harap harap cemas )menunggu apakah Anda akan naik kelas atau tidak ?
Dengan berlalunya waktu, mungkin sekarang Anda lah yang sibuk mengambil rapor putra putri Anda ketika musim kenaikan kelas tiba.
Apakah Anda pernah membayangkan bahwa bertahun-tahun kemudian setelah Anda berusia lanjut, Anda juga bisa menerima rapor ? Anda juga bisa melihat betapa hasil rapor Anda bisa membuat anak Anda lega atau malah cemas ?
Itulah yang terjadi ketika acara Lansia Fiesta berlangsung,di aula gereja St.Monika, Minggu 8 September 2013 yl. Panitia memberikan layanan gratis kepada para lansia yang sudah mendaftar untuk mengikuti test kadar dementia atau kepikunan dan hasil test bisa dibawa pulang.
Dan terjadilah hal-hal yang membuat saya terpesona. Ada lansia yang begitu senang dengan hasil test nya, langsung mewartakan kepada setiap orang yang berada di sekitarnya berapa nilai yang diperolehnya.Ada yang tersenyum lebar, merasa lega dianggap belum pikun, ada yang hanya terdiam, melipat hasil test, menyimpannya ke dalam saku. Ada anak yang langsung meminta hasil test dari ibunya dan kemudian bersyukur bahwa sang ibu belum termasuk kategori pikun.”Syukurlah, berarti kalau mama meminjamkan uang ke orang lain, tentunya mama masih ingat siapa orangnya dan berapa jumlahnya” Ada juga yang sibuk membandingkan dengan hasil teman-temannya.
Saya belum sampai ke usia yang dapat dikategorikan sebagai lansia, jadi tentunya saya tidak tahu pasti seperti apa rasanya ketika melalui hasil test,dinyatakan belum pikun, tetapi melihat aneka ekspresi dan reaksi para lansia di hari itu, saya belajar, bahwa berapapun usia kita, setiap hari adalah hari baru yang ingin kita nikmati tanpa terganggu oleh keterbatasan kita. Dinyatakan tidak pikun mungkin sangat melegakan bagi para lansia karena artinya mereka masih bisa mandiri dan tidak merepotkan anak-anak dan cucu-cucu mereka.Dinyatakan orang tuanya belum pikun pun ternyata melegakan juga bagi para anak-anak mereka.
Ya, bersyukurlah bersama-sama,bagi Anda yang masih diberikan kesempatan menemani anak cucu Anda, juga bagi Anda yang masih diberikan kesempatan ditemani oleh orang tua Anda.Tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama. Berilah cinta tulus kepada orang tua Anda seperti yang tertulis dalam alkitab, seperti apa pun kondisi mereka,karena setelah mereka tiada,yang dapat Anda berikan hanya doa dan bunga (st)





