MISA PENUTUPAN BULAN ROSARIO
Pada hari Jumat,31 Oktober, jam 19.30 . parkir di sekolah Santa Ursula. Dihimbau kepada lingkungan-lingkungan untuk tidak mengadakan penutupan bulan Rosario di lingkungan
Pada hari Jumat,31 Oktober, jam 19.30 . parkir di sekolah Santa Ursula. Dihimbau kepada lingkungan-lingkungan untuk tidak mengadakan penutupan bulan Rosario di lingkungan
Akan diadakan pada tanggal, 24 Oktober, pukul 19.30 di gereja. Parkir di halaman gereja. mohon umat untuk hadir
Akan diadakan pada hari Rabu,15 Oktober, jam 10.00 di aula Santa Dorotea. Pengumuman ini sebagai UNDANGAN
"Rosario" berasal dari kata bahasa Latin "rosa", artinya "bunga mawar". Sedangkan "rosario" artinya "rangkaian atau untaian karangan bunga mawar". Di Eropa dulu (dan sampai sekarang), bunga mempunyai arti yang sangat penting. Bunga bisa diberikan kepada seseorang sebagai tanda cinta, sayang atau hormat.Pada abad pertengahan khususnya, seorang hamba mempunyai kebiasaan merangkaikan karangan bunga mawar untuk kemudian dipersembahkan kepada tuannya. Diperkirakan bahwa umat Kristen pada zaman ini secara imitatif mengambil alih kebiasaan ini. Dalam devosi kepada Maria, umat Kristen menyadari diri sebagai hamba-hamba Maria. Lalu sebagai pelayaan Maria mereka merangkaikan bunga mawar (wreaths and crowns of roses) untuk dipersembahkan kpd Maria. Demikianlah devosi marial pada abad pertengahan berpusat pada simbol bunga mawar. Caranya: Umat Kristen merangkaikan bunga mawar itu semacam mahkota, lalu meletakannya di rumah ibadat di depan gambar atau patung St. Maria. Dalam proses merangkaikan bunga mawar itu, mereka mengucapkan litani pujian kepada Maria. Dengan itu tidak terlalu sulit untuk memahami bahwa biji tasbih atau manik-manik yang sekarang lebih dikenal dengan nama BIJI ROSARIO merupakan perkembangan untaian mahkota bunga mawar itu.Diambil dari : http://www.imankatolik.or.id
Akan diadakan pada hari Minggu, 26 Oktober 2014 dalam Perayaan Ekaristi bersama umat, Minggu sore pk. 17.00 – 18.50. Kegiatan ini terbuka untuk pasutri yang merayakan HUP-nya pada bulan Oktober. Pendaftaran pada Ketua Lingkungan; mengisi formulir pendaftaran di sekretariat Paroki dan mengembalikannya pada kotak yang tersedia, dengan melampirkan fotocopy surat perkawinan (testimonium matrimoni); atau melalui telepon ke nomor 0811 8801 627 (Sipri) atau 0813 9837 3528 (Josy). Seluruh Umat diundang untuk berpartisipasi dalam meneguhkan hidup perkawinan keluarga-keluarga di paroki kita
