Sie Komsos mengadakan lomba Website/Blog antar lingkungan & kategorial St. Monika. Biaya GRATIS, pendaftaran sblm 6 Okt 2013. Periode penilaian 15 Sept 2014 – 31 Januari 2014. Ketentuan lomba: satu lingkungan/kategorial mendaftarkan 1 web/blog saja, web/blog kategorial hanya yg ruang lingkupnya di paroki St. Monika, boleh web/blog lama maupun yg baru dibuat. Pendaftaran : Ibu Eka 0857-7960-7996, Ibu Anggi 0819-0522-6378
Bagi Lingkungan yang mendaftar Lomba, maka bisa mengikuti promosi DAFTAR 1 GRATIS 1 dalam Workshop Pembuatan Blog 22 September 2013.
Sie Komsos mengadakan Workshop Pembuatan Blog menggunakan Blogger pd hr Minggu 22 September 2013 pkl. 10.30-15.00 di R. Dorotea. Workshop khusus umat paroki Santa Monika & peserta wajib membawa laptop + modem sendiri. Pendaftaran: Ibu Eka 0857-7960-7996, Ibu Anggi 0819-0522-6378. Investasi Rp. 50.000 ditransfer ke BCA 5890003941 a/n Julius Saviordi.
Untuk pasangan suami istri (Pasutri), Marriage Encounter Paroki St.Monika mengundang untuk mengikuti acara "WEEK END MARRIAGE ENCOUNTER (WE ME)"yang hanya boleh diikuti sekali seumur hidup.Yg dijadwalkan pada tgl.: 13-15 Sept; 11-13 Okt; 8-10 Nop atau 6-8 Des'13 Pendaftaran & informasi, hubungi Pasutri:Trisno-Nunun 0812 9541 2057, Surya-Sari 0817 0801 835, Hardono-Ina 0816 793861
4. Uskup Paus adalah juga seorang uskup. kekhususannya sebagai Paus, bahwa dia ketua dewan para uskup. Tugas pokok uskup ditempatnya sendiri dan Paus bagi seluruh Gereja adalah pemersatu. Tugas hierarki yang pertama dan utama adalah mempersatukan dan mempertemukan umat. Tugas itu boleh disebut tugas kepemimpinan, dan para uskup "dalam arti sesungguhnya disebut pembesar umat yang mereka bimbing" (LG 27). Tugas pemersatu dibagi menjadi tiga tugas khusus menurut tiga bidang kehidupan Gereja. Komunikasi iman Gereja terjadi dalam pewartaan, perayaan dan pelayanan. Maka dalam tiga bidang itu para uskup, dan Paus untuk seluruh Gereja, menjalankan tugas kepemimpinannya. "Diantara tugas-tugas utama para uskup pewartaan Injilah yang terpenting" (LG 25). Dalam ketiga bidang kehidupan Gereja uskup bertindak sebagai pemersatu, yang mempertemukan orang dalam komunikasi iman. 5. Imam Pada zaman dahulu, sebuah keuskupan tidak lebih besar daripada sekarang yang disebut paroki. Seorang uskup dapat disebut "pastor kepala" pada zaman itu. dan imam-imam "pastor pembantu", lama kelamaan pastor pembantu mendapat daerahnya sendiri, khususnya di pedesaan. Makin lama daerah-daerah keuskupan makin besar. Dengan Demikian, para uskup semakin diserap oleh tugas oraganisasi dan administrasi. Tetapi itu sebetulnya tidak menyangkut tugasnya sendiri sebagai uskup, melainkan cara melaksanakannya. sehingga uskup sebagai pemimpin Gereja lokal, jarang kelihatan ditengah-tengah umat. melihat perkembangan demikian, para imam menjadi wakil uskup. "Di masing-masing jemaat setempat dalam arti tertentu mereka menghadirkan uskup. Para imam dipanggil melayani umat Allah sebagai pembantu arif bagi badan para uskup, sebagai penolong dan organ mereka" (LG 28). Tugas konkret mereka sama seperti uskup: "Mereka ditahbiskan untuk mewartakan Injil serta menggembalakan umat beriman, dan untuk merayakan ibadat ilahi" 6. Diakon "Pada tingkat hiererki yang lebih rendah terdapat para diakon, yang ditumpangi tangan 'bukan untuk imamat, melainkan untuk pelayanan'" (LG29). Mereka pembantu uskup tetapi tidak mewakilinya. Para uskup mempunyai 2 macam pembantu, yaitu pembantu umum (disebut imam) dan pembantu khusus (disebut diakon). Bisa dikatakan juga diakon sebagai "pembantu dengan tugas terbatas". jadi diakon juga termasuk kedalam anggota hierarki. Diambil dari : http://www.imankatolik.or.id